Wednesday, November 30, 2011

Lindungi Telinga Saat Mendengarkan Musik

Kini hampir semua gadget dapat memutar lagu; mulai dari ponsel harga ratusan ribu sampai laptop belasan juta rupiah. Nah, sering kali kita sering menggunakan earphone atau headphone saat mendengarkan musik agar tidak mengganggu orang lain. 

Sayangnya, ada risiko munculnya gangguan pendengaran dan gangguan pada telinga untuk mereka yang terlalu lama mengenakan earphone atau headphone untuk mendengarkan musik. Jika ada kerusakan permanen pada telinga, salah satu risikonya adalah kehilangan atau menurunnya fungsi pendengaran secara dini. 

Kemungkinan lain adalah terjadi tinnitus alias gejala suara berdering di dalam telinga saat kondisi sunyi senyap. Tinnitus ini dapat menyebabkan kelelahan mental, bahkan depresi, dan halusinasi seakan mendengar musik.

Sebenarnya menggunakan earphone atau headphone tidak menyebabkan gangguan pendengaran. Penyebab gejala gangguan pendengaran tersebut lebih pada kebiasaan cara mendengarkan musik. 
Jika Anda sering mendengarkan musik dengan volume keras dalam jangka waktu lama dan terus menerus, seperti memakai earphone seharian, atau menonton konser bersuara keras tanpa pelindung telinga, maka telinga Anda akan "kelelahan" dan akan kurang efektif saat harus mendengar suara pada tingkat volume normal. 

Tentunya gejala ini tidak hanya dipicu karena mendengarkan musik. Bagi Anda yang bekerja di daerah proyek pembangunan juga mengalami risiko sama, tapi dengan penyebab yang berbeda. Suara bising mesin alat berat yang terdengar terus menerus sepanjang hari akan bisa memicu timbulnya tinnitus.

Anda dapat menghindarinya dengan mengikuti beberapa tips berikut:
1. Batasi volume pemutar musik saat mendengarkan dengan earphone dan headphone
Mendengarkan musik pada tingkat volume yang keras akan membuat telinga Anda lelah. Tingkat volume yang wajar ada di kisaran 85db atau sekitar 60% tingkat volume di kebanyakan perangkat pemutar musik. Beberapa gadget juga memiliki fitur volume limit yang dapat membatasi tingkat volume maksimal sehingga tidak terlalu keras.

2. Gunakan earphone atau headphone dengan fitur noise cancelling
Salah satu alasan seseorang mendengarkan musik keras-keras adalah untuk memblokir suara bising di sekelilingnya. Nah, Anda tidak perlu lagi menaikkan volume hanya untuk memperoleh ketenangan saat mendengarkan musik. Gunakan saja earphone atau headphone yang memiliki fitur noise-cancelling atau noise-isolating. Dengan begitu, musik dapat diputar pada tingkat yang wajar tanpa terganggu suara bising di luar.

3. Bersihkan earphone
Jika suka menggunakan earphone, pastikan earbud yang masuk ke telinga dalam keadaan bersih sebelum digunakan. Kotoran pada earphone yang masuk ke telinga dapat menimbulkan infeksi telinga yang ujung-ujungnya mengganggu pendengaran. 

4. Istirahatkan telinga
Mungkin ini tips yang paling sulit dilakukan. Seasyik apapun musik yang sedang didengarkan, tidak akan sepenting kesehatan telinga Anda. Istirahatkan telinga selama 5 menit setiap 15 menit agar telinga tetap prima.

5. Perhatikan durasi Anda menggunakan earphone
Kuncinya adalah porsi yang wajar. Ibaratnya, olahraga memang menyehatkan tapi terlalu banyak berolahraga bisa menimbulkan masalah kesehatan juga. Mendengarkan musik selama berjam-jam setiap hari akan membuat telinga bekerja keras dan akhirnya menurun fungsinya. 

Mengubah kebiasaan bukanlah hal yang mudah. Namun bila kesehatan yang menjadi taruhannya, mencegah selalu lebih baik dari mengobati.


Sumber:http://id.spesial.yahoo.com/blogs/digitallife/lindungi-telinga-saat-mendengarkan-musik.html

0 komentar:

Post a Comment