Thursday, December 15, 2011

Penyerang Rumah Wartawan Mengancam Habisi Keluarga

Kupang - Rumah wartawan Portal Rote Ndao News, Dance Henuk, warga Desa Kuli, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Senin, 12 Desember 2011 lalu, dibakar sekolompok massa. Ternyata sehari sebelumnya, yakni Minggu, 11 Desember 2011, rumahnya sempat diserang sekelompok massa yang melempari batu.
Menurut Dance, ketika itu, para penyerang mengancam akan menghabisi keluarganya. Ancaman itu sudah dilaporkan ke Kepolisian Resor Rote Ndao dan beberapa personel polisi dikirim ke lokasi. Namun, setelah polisi pulang, rumahnya langsung diserang dan dibakar massa tersebut. »Orang yang datang mengancam, saya kenal. Karena kebetulan kami tinggal satu desa," kata Dance melalui sambungan telepon dari Kupang, Rabu, 14 Desember 2011. Akibat penyerangan itu, anak Dance yang berumur satu bulan meninggal karena syok.
Penyerangan dan pembakaran rumah Dance tersebut diduga akibat pemberitaan terkait dugaan korupsi alokasi dana desa (ADD) serta dugaan korupsi pembangunan rumah transmigrasi senilai Rp 3,1 miliar yang pengerjaannya tidak tuntas. "Saya menduga ada keterlibatan oknum aparat desa karena mereka yang mengelola dana ADD," kata Dance yang mengaku sedang berada di Polres Rote Ndao.
Kapolres Rote Ndao, Ajun Komisaris Besar Widi Atmono, mengatakan polisi masih menyelidiki motif penyerangan dan pembakaran tersebut. "Tunggu perkembangannya," kata Widi.
YOHANES SEO

0 komentar:

Post a Comment