Wednesday, December 7, 2011

Mata Berkunang-Kunang setelah Duduk Lama

Pertanyaan :
Hi dok, selama ini saya mengalami kondisi mata berkunang-kunang setelah duduk lama, selain itu, dalam posisi duduk bersila lebih dari 15 menit saya pasti mengalami kram kaki. Sebenarnya apakah normal hal tersebut ya dok? Apa yang perlu saya lakukan agar kondisi tersebut tidak terus terjadi?
Hardiono-36 tahun, Fatmawati

Jawaban :
Untuk bapak Hardiono yang terhormat, semoga saat ini sedang dalam kondisi kesehatan yang terbaik. Sesuai dengan pertanyaan bapak, serta uraian akan gejala mata berkunang-kunang tersebut, maka saya akan mencoba menjelaskan mengenai kondisi yang bapak alami.
Situasi dimana terdapat kondisi mata berkunang-kunang, bisa disebabkan oleh berbagai hal, antara lain seperti: Hipertensi (tekanan darah rendah/ tinggi), Anemia (kadar hemoglobin/ darah rendah), kadar gula darah yang rendah/ tinggi, maupun adanya gangguan pada mata itu sendiri.
Sehingga, apa yang bapak alami tersebut adalah sebuah gejala yang umum. Untuk itu jelas diperlukan pemeriksaan lanjutan denganmelihat riwayat kesehatan bapak. Dalam hal ini, indikator terkait perlu mendapatkan perhatian khususnya untuk melakukan test laboratorium serta berkonsultasi dengan dokter dalam mengindikasikan diagnosa atas gejala itu.
Terkait dengan kondisi kram kaki/ kesemutan dalam posisi duduk bersila yang sangat lama, hal tersebut merupakan suatu hal yang wajar dalam batas kenormalan dikarenakan adanya bendungan / hambatan aliran darah ketungkai bagian bawah yang terlipat. Umumnya hal sederhana yang dapat dilakukan, setelah terasa gejala kram kaki tersebut adalah dengan meluruskan kaki yang dimaksudkan untuk mebantu sirkulasi peredaran darah.
Bila kemudian kondisi tersebut berlangsung dalam kurun waktu yang lama serta disertai dengan kondisi yang sangat mengganggu aktifitas keseharian bapak Hardiono, maka akan lebih baik bila melakukan pemeriksaan diri ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam untuk mencari penyebab atas kondisi bapak. Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat. (YV)
dr Yovita, SpPD

0 komentar:

Post a Comment